>
Ekspedisi Kutilang
CP: Deri Ramdani (081572010696)
http://www.deriramdhani.wordpress.com

Burung Kutilang telah diisukan sebagai simbol satwa Kota Bandung. Fungsi burung Kutilang secara ekologis sebagai penyebar biji-bijian tumbuhan, sehingga keberadaan burung tersebut sangat penting bagi kawasan hijau Kota Bandung, demikian juga keberadaan burung tersebut sangat tergantung dari adanya kawasan hijau Kota Bandung. Namun, keberadaan jenis ini di habitat alaminya di bandung belum banyak diungkapkan. Selain itu, perhatian masyarakat luas terhadap jenis ini sebagai maskot fauna kota bandung sangat kecil.Ekspedisi kutilang merupakan kegiatan penelitian yang akan mengumpulkan data dan informasi mengenai populasi, distribusi, dan habitat burung kutilang di Kota Bandung. Lokasi kegiatan yaitu di lima wilayah kota (Bandung Barat, Bandung Utara, Bandung Timur, Bandung Selatan, dan Bandung Tengah). Dari masing-masing wilayah diambil beberapa lokasi yang merepresentasikan habitat burung Kutilang yaitu di ruang terbuka hijau, antara lain:

  1. Bandung Utara: UPI, Tahura Djuanda, Ganesha & ITB, Babakan Siliwangi
  2. Bandung Selatan: Tegallega, Lodaya, PT. INTI
  3. Bandung Timur: T. Pahlawan, Arcamanik, Cikadut
  4. Bandung Barat: TPU Sirnaraga, TPU Pandu, Mekar wangi, Husen
  5. Bandung Tengah: Balai Kota, T. Maluku, T. Cibeunying, Pakuan, T. Pramuka, T.Lalulintas

Kegiatan ini bersifat terbuka untuk umum, kemudian peserta kegiatan diberi keleluasaan untuk memberikan ide mengenai desain kegiatan tersebut.

Advertisements

Discussion

6 thoughts on “Ekspedisi Kutilang

  1. Semoga pencarian ikon ini bukan sistem kerucut terbalik, artinya satu kandidat ikon fauna (burung) lalu dipaksakan untuk jadi ikon kota, tapi dari penelitian yang benar, artinya mengerucut dari banyak menjadi 1, karena Burung kutilang menyebar luas di Tiongkok selatan dan Asia Tenggara (kecuali Malaysia), Jawa serta Bali. Diintroduksi ke Sumatra dan Sulawesi, beberapa tahun yang silam burung ini juga mulai didapati di Kalimantan, artinya bukan endemik kota Bandung.
    Jalak harupat, jalak kebo, ciung, toed, Manyar, Gorejra, Jog-Jog, Galatik, haur dsb, belum fauna lain seperti turaes, tonggeret, papatong, limus sakeureut, careuh, ajag dll.
    Sukses ya buat team pencari ikon kota Bandung.
    Wass..

    Posted by Deni | 21 July 2009, 5:20 pm
  2. Klo di jakarta yang diambil simbolnya adalah ealng bondol..
    Di jakarta kami menemukan burung kutilang, tetapi ia memiliki dada warna hitam, kan biasanya warnanya hanya putih…

    Salam dari Jakarta!!

    SUKSES SELALU BICONS!!!!

    Posted by Jakarta Birder | 21 August 2009, 6:45 pm
  3. wah, saya tanpa sengaja denger tentang bicons… trus tertarik. hehe
    apa ya pendapat bicons tentang ‘pengusiran’ kawanan burung2 besar di jalan ganesha? ada yang tau ceritanya?

    Posted by nadRa | 25 December 2010, 2:07 pm
  4. hai nadia, salam kenal juga dari kami^^.
    sejauh penelusuran kami terhadap kawan2 di ITB, kami mendapat informasi kalo ITB memiliki agenda pemeliharaan rutin terhadap pohon, salah satunya adalah melakukan pemangkasan terhadap pohon (berhubung ada burung bermukim disana, mau g mau jadi tergusur juga).

    satu hal yang kami yakini, bahwa manusia mesti berbagi ruang dengan binatang. apapun itu. karena manusia lebih memiliki pengetahuan dibandingkan makhluk lain

    Posted by dasarburung | 28 December 2010, 1:34 pm
  5. Makasih informasi dari anda ini. Burung Kutilang merupakan burung pengicau, yang cukup terkenal di Indonesia.

    Salam kenal

    Posted by alifve | 3 September 2011, 8:04 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

BICONS’ Archives

%d bloggers like this: