>
Biodiversity Race 2009

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) tingkat Jawa Barat tahun ini mengangkat tema utama tentang pendidikan dan perlindungan keanekaragaman hayati. Isu mengenai keanekaragaman hayati dan lingkungan secara umum merupakan isu yang semakin populer dewasa ini di tengah kondisi lingkungan yang dihadapi bumi. Di sisi lain, pemahaman mengenai hal tersebut pada kalangan pelajar masih terbatas terutama dalam mengenal kondisi lingkungan lokalnya. Oleh karena itu, dirasakan perlu dilakukannya kegiatan-kegiatan yang mencoba merangsang generasi muda untuk lebih mengenal keanekaragaman hayati yang ada di muka bumi ini, terutama yang ada di lingkungannya masing-masing. Sejalan dengan hal tersebut, momen peringatan HCPSN tingkat Jawa Barat merupakan saat yang tepat untuk menggalakkan kembali gerakan pendidikan untuk memperkenalkan keanekaragaman hayati kepada generasi muda. Salah satu kegiatan tersebut akan dikemas dalam “Biodiversity Race 2009”.

Kegiatan Biodiversity Race 2009 merupakan suatu perlombaan antar pelajar SMA se-Bandung Raya yang akan melombakan pengetahuan pelajar mengenai informasi keanekaragaman hayati dalam bentuk praktek lapangan, terutama keanekaragaman hayati di Jawa Barat. Perlombaan ini akan dikemas secara menarik dan menantang. Lokasi perlombaan akan dipilih di sekitar pusat kota Bandung yaitu terutama pada ruang terbuka hijau kota. Lomba ini akan memperebutkan piala Gubernur Jawa Barat.

Tujuan

Tujuannya adalah memperkenalkan keanekaan jenis hayati yang ada di Bandung dan sekitarnya kepada pelajar SMA.

Peserta

Pelajar SMA dari wilayah Bandung Raya (Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat). Masing-masing sekolah diperbolehkan mengirimkan maksimal dua tim peserta. Sementara jumlah target peserta kegiatan yaitu sebanyak 30 tim, dengan jumlah personil setiap tim yaitu dua orang.

Juri

Juri lomba terdiri dari tiga juri yang memiliki kompetensi dalam bidang keanekaragaman hayati, terutama untuk keanekaragaman hayati di lokasi perlombaan. Direncanakan juri lomba berasal dari BPLHD Jawa Barat, BICONS, dan Praktisi Lingkungan.

Bentuk Kegiatan

Kegiatan ini akan berbentuk perlombaan yaitu kemampuan mengenali keanekaan hayati dan berbagai permainan yang dikemas menarik dengan materi seputar keanekaragaman hayati. Perlombaan akan dilaksanakan dalam dua sesi lomba, sesi pertama bersifat outdoor dan sesi kedua indoor.

Lomba Sesi I (outdoor)

Peserta akan diberi intruksi untuk menginventarisasi keanekaragaman hayati yang bisa ditemukan di Taman Ganesha. Keanekaragaman hayati yang dijadikan penilaian yaitu jenis hayati tumbuhan dan hewan. Kemudian peserta ditugaskan untuk untuk membuat essay mengenai keanekaragaman hayati yang ada di lokasi pengamatan. Peserta diperbolehkan bercerita apapun terkait proses interaksi yang terjadi antara keanekaragaman hayati di lokasi pengamatan. Sebagai gambaran, peserta diperbolehkan bercerita mengenai jaring makanan, predasi, kompetisi, asosiasi, simbiosis, dll.

Lomba Sesi II (indoor)

Kenali Lingkunganmu, peserta diminta untuk menginventarisasi jenis hayati yang terdapat pada makanan tradisional berbasis tumbuhan yaitu rujak. Data yang akan dicatat yaitu nama daerah dan nama jenis (ilmiah) keanekaragaman hayati yang ada pada rujak.

Role play dan analisis masalah keanekaragaman hayati. Peserta diarahkan untuk menyimak cerita yang diberikan oleh panitia. Cerita ini disajikan dalam bentuk film pendek dan role play. Isi dari cerita yang akan ditampilkan yaitu menyangkut keanekaragaman satwa dilindungi di Jawa Barat khususnya dan Indonesia umumnya. Kemudian bagian lain dari cerita ini yaitu mengenai kondisi terkini dan berbagai faktor yang mengancam keberadaan kehati tersebut. Poin yang akan dipertanyakan yaitu: jenis hayati apa saja yang ada dalam cerita; ancaman apa saja yang mengancam kehati tersebut; apa yang bisa dilakukan oleh peserta dalam kapasitasnya sebagai pelajar SMA.

Lokasi Kegiatan

  1. Taman Ganesha
  2. Aula BPLHD Jawa Barat
  3. Gedung Sate

Comments are closed.

BICONS’ Archives

%d bloggers like this: