>
you're reading...
Biconers, Events

Earth Hour- Ini Aksiku, Mana Aksimu?

 Apa itu Earth Hour ?

    EARTH HOUR adalah salah satu kampanye WWF, organisasi konservasi dunia, yang berupa inisiatif global untuk mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis, dan pemerintahan di seluruh dunia untuk turut serta mematikan lampu dan peralatan elektronik yang sedang tidak dipakai selama 1 jam, pada setiap hari Sabtu di minggu ke-3 bulan Maret setiap tahunnya.

Tahun ini? EARTH HOUR diadakan hari ini tanggal 23 Maret 2013, jam 21.30-22.30

    EARTH HOUR berawal dari kampanye kolaborasi antara WWF-Australia, Fairfax Media, dan Leo Burnett untuk kota Sydney, Australia, dengan tujuan mengurangi gas rumah kaca di kota tersebut sebanyak 5% pada tahun 2007. Keberhasilan kampanye ini diharapkan dapat diadopsi oleh masyarakat, komunitas, bisnis, serta pemerintah lain di seluruh dunia sehingga seluruh warga dunia dapat menunjukkan bahwa sebuah aksi individu yang sederhana sekalipun bila dilakukan secara massal akan membuat kehidupan kita di Bumi menjadi lebih baik.  (sumber)

    Earth hour memiliki tujuan lain, selain kampanye hemat energi, tujuan utama kampanyenya adalah mendukung perubahan menuju gaya hidup ramah lingkungan.  Sekali-kali berhentilah menonton TV, mendengarkan mp3, browsing internet/media sosial, console gaming, dan aktivitas hiburan-hiburan me”listrik” lainnya. Mari kita menjadi masyarakat lebih cerdas, dengan merubah gaya hidup kita menuju gaya hidup ramah lingkungan.

Seolah2

Ini Aksiku, Mana Aksimu?

   Ini aksiku, mana aksimu. Kita melakukan BIRDWATCHING sebagai aksi kami. Birdwatching sebagai hobi, tidak menggunakan peralatan elektronik (kecuali pengamatan malam hari tentunya). Mengembangkan karakter dan gaya hidup ramah lingkungan, bahwa “Ternyata burung itu lebih indah di alam”. Birdwatching atau Birding atau pengamatan burung bukan hanya merupakan kegiatan yang bertujuan untuk penelitian sains saja, tapi juga sebagai aktivitas rekreasi. Bisa dilakukan dengan mata telanjang, melalui bantuan teropong binokuler ataupun monokuler. Selain itu, birding pun bisa dilakukan dengan mendengarkan suaranya, karena sering kali, banyak burung yang lebih mudah terdengar dibanding terlihat.

Tidak sedikit, baik di Indonesia maupun luar negeri, melakukan aktivitas ini karena hobi (termasuk di dalamnya hobi fotografi satwa liar) atau alasan sosial lainnya, tidak selalu seperti para ornitolog, yang menyengaja melakukan birding dalam konteks studi dan menggunakan metode pengamatan yang lebih ilmiah.
  Birdwatching umumnya efektif dilakukan di pagi hari, sekitar jam 6-8, dan sore hari antara jam 4-6. Waktu tersebut adalah waktu aktivitas utama burung (terutama dalam mencari makan). Akan tetapi, bukan hanya di terang hari, malam hari pun kita bisa melakukannight birdwarching. Hal ini yang dilakukan oleh sebuah komunitas di Vancouver, Kanada,  dalam rangka merayakan Earth Hour, mereka berkegiatan dengan tema Birdwatching for Earth Hour” , berikut kutipannya :

With Earth Hour only a few hours away in Vancouver it is time to think what to do while the lights are dimmed. Step outside and listen for the birds of the night – the owls. They will be in full hoot at this time of year. The forecast is for clearing weather – the conditions owls like for hunting. If you hear an owl, tell me about it and I will let others know how many were heard. I can help you identify the owl too. Around Vancouver you might hear a great horned owl, barred owl (they call night and day), barn owl, screech owl or a saw whet owl. Of course, if you live along near a forest or farmland, the chances of hearing owls goes way up.  “ (sumber)

     Nah, kalau saat earth hour nanti malam (20.30-21.30) ini rekan-rekan juga mau mencoba seperti mereka di Vancouver, mudah sekali. Pasti pernah dong dengar suara serak-serak basah4 dari Tyto alba, atau serak jawa. Biasa kita dengar dengan nama Burung hantu, kalau di sunda disebutnya koreak jawa.  Itu, burung yang dipelihara Harry Potter. Bagaimana nih Harry Potter, tidak tahu apa, tu burung dilindungi (emosi).  Selain si Tyto ini, kadang pula terdengar suara burung wiwik uncuing atau nama latinnya Cuculus sepulcralis. Sebagai info, menurut kebudayaan Sunda (terutama di daerah pedalaman atau pedesaan), kalau ada suara uncuing5, menunjukan bahwa akan ada yang meninggal. Ini WOW. Menikmati indahnya burung, tidak perlu selalu harus di kandangkan kok, rekan-rekan. Trust me, its work.

Night Birdwatching di Moh.toha

Night Birdwatching di Moh.toha

      Kembali meminjam jargon tim penyelenggara Earth Hour Indonesia, “Setelah 1 jam, Jadikan gaya hidup!”
Jadi, kalau rekan-rekan tertarik untuk mencoba Birdwatching, setelah nyoba, siapa tahu jadi nagih. Sekali lagi, hemat  biaya, hemat energi, dan serius lho, mendengar suara burung yang bebas di alamnya itu, sangat mendamaikan hati (asik bener). Terbuka pula, untuk yang sudah jadi hobi (seorang birder, twitcher, or only a Dude) bisa gabung dengan kita, di kegiatan Sunday Bird Watching.
Oke, sekian. Selamat sore..

Salam Hiber!

============================
1Birder : Seorang pengamat burung diantara seorang twitcher dan seorang dude. Dia mungkin sangat bersemangat ketika birding tetapi tidak berobsesi. Pengetahuan identifikasi dan pengenalan lokasi untuk pengamatan biasanya cukup bagus. Para Birder juga suka mencari burung langka yang dikejar para twitcher serta senang membantu seorang dude.

2Dude : seorang birder yang tidak terlalu serius dengan pengamatan, lebih menyukai pemandangan yang indah dan cuaca yang baik. Biasanya cukup puas dengan burung – burung yang sering dijumpai dan sangat membosankan bagi seorang twitcher. Seorang Dudesering tidak terlalu pintar mengidentifikasi jenis-jenis burung, akan tetapi sangat menikmati burung-burung yang mereka lihat dan tidak mengumpulkan daftar-daftar jenis burung mereka.

3Twitcher : Pengamat burung yang terobsesi untuk membuat daftar jenis burung dan berusaha mengamati burung – burung langka yang sudah ditemukan oleh birdwatcher lain, Seorang twitcher biasanya terobsesi menjelajahi semua negara hanya untuk melihat suatu jenis burung yang mungkin bagi orang awam biasa saja. Ada kalanya terobsesi hanya pada satu golongan burung saja seperti Pitta atau Koeldi seluruh dunia. Mahluk ini sangat mungkin terlihat lusuh dan lecek dengan sahabat sejatinya binokuler dan kamera yang mungkin sudah usang karena terlalu sering dipakai.

4

5

Advertisements

About Bicons

Berdiri pada 24 September 1999, diinisiasi oleh beberapa orang yang peduli dengan pelestarian burung dan habitatnya. BICONS didirikan atas dasar pemikiran semakin terdesaknya keberadaan satwa liar di kawasan perkotaan. Burung dijadikan sebagai titik masuk BICONS untuk berbagai upaya pelestarian lingkungan hidup.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

BICONS’ Archives

%d bloggers like this: