>
you're reading...
Biconers, Events

Review Lokakarya Nasional Avian Influenza 2008

…dari Bogor menuju seluruh Indonesia..

Terlepas dari isu mengenai flu burung yang masih menjadi isu global. Pada event yang bertajuk “Lokakarya Nasional Penyusunan Strategi dan Pedoman Surveilans Avian Influenza pada Burung Liar” di Hotel Salak Bogor pada 14 – 16 April 2008 yang lalu telah berhasil menghadirkan berbagai lembaga penelitian, universitas, lembaga konservasi, maupun LSM Indonesia yang terlibat langsung dalam usaha memerangi virus flu burung (Avian Influenza). Event berskala nasional namun juga dihadiri oleh beberapa delegasi negara lainnya seperti Amerika, Rusia, China, Thailand, dan Belanda ini diadakan oleh CIVAS (Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies) dan didukung penuh oleh KOMNAS FBPI, USDA, WCS, LIPI, Wetland International, Dephut, IdOU, dan Kutilang Indonesia.

Dari hasil lokakarya ini telah terangkum bahwa memang isu flu burung masih menjadi perhatian dunia. Beberapa negara sebagai contoh Amerika walau tidak tercatat adanya HPAI (High Pathogenic Avian Influenza) pada burung liar namun telah memiliki database lengkap serta tindakan pencegahan yang cukup memadai. Penanganan masalah flu burung di Indonesia sendiri masih belum sepenuhnya berhasil. Hal ini ditunjukkan dengan adanya jumlah korban manusia di Indonesia yang masih terbesar di dunia saat ini. Selain itu data dan informasi yang tersedia sejauh ini belum memadai dan terkotak – kotak antar lembaga sehingga belum dapat memberikan kejelasan mengenai peran burung liar dalam penyebaran flu burung baik yang berkaitan dengan peternakan (unggas) maupun manusia.

Burung liar sering sekali dikaitkan dengan keberadaan flu burung yang mematikan. Dalam beberapa presentasi terangkum hasil bahwa memang betul burung liar di Indonesia memiliki virus AI namun hingga kini masih terbukti LPAI (Low Pathogenic Avian Influenza) yang tidak lethal bagi manusia sedangkan beberapa penelitian lainnya masih dinilai terlalu dini untuk disimpulkan karena masih dalam proses di laboratorium.

Melalui lokakarya yang berlokasi di kota hujan ini diharapkan tersusun suatu strategi dan rencana aksi nasional surveilans flu burung untuk burung liar yang dapat digunakan oleh semua pihak secara merata di seluruh Indonesia. Sebagai contoh walaupun telah terdapat panduan surveilans flu burung (ct: FAO dan IdOU), namun masih diperlukan adanya suatu panduan yang mencakup seluruh aspek surveilans flu burung yang dapat diterapkan di Indonesia. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang hasil lokakarya ini dapat anda simak di sini.

Advertisements

About Bicons

Berdiri pada 24 September 1999, diinisiasi oleh beberapa orang yang peduli dengan pelestarian burung dan habitatnya. BICONS didirikan atas dasar pemikiran semakin terdesaknya keberadaan satwa liar di kawasan perkotaan. Burung dijadikan sebagai titik masuk BICONS untuk berbagai upaya pelestarian lingkungan hidup.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

BICONS’ Archives

%d bloggers like this: