>
you're reading...
Events

HASIL: Lokakarya Nasional Avian Influenza

Lokakarya Nasional Penyusunan Strategi dan Pedoman Surveilans Avian Influenza pada Burung Liar

Bogor 14 – 16 April 08

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

Lokakarya Nasional Penyusunan Strategi dan Pedoman Surveilans Avian Influenza pada Burung Liar telah dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 14 – 16 April 2008 bertempat di Hotel Salak, Bogor.

Lokakarya dibagi menjadi sesi presentasi mengenai :

  • Kebijakan Nasional;
  • Kebijakan Internasional;
  • Burung Liar di Indonesia;
  • Panduan Penangkapan dan Pengambilan Sampel; dan
  • Kegiatan Surveilans pada Burung Liar di Indonesia

Serta diskusi kelompok yang terbagi menjadi 2 (dua) sesi, masing-masing terbagi menjadi 4 (empat) dan 2(dua) kelompok, dengan topik:

  • Penyakit notifiable pada burung liar dan referensi laboratorium
  • Pengambilan sampel, Penanganan dan pemeriksaan laboratorium
  • Penangkapan dan penandaaan burung liar
  • Jaringan dan pengembangan kemampuan surveilans flu burung pada burung liar

Dari presentasi tersebut telah terungkap beberapa hal berikut:

  • Isu flu burung masih menjadi perhatian dunia;
  • Beberapa negara telah berhasil menangani permasalahan terkait dengan flu burung, sementara Indonesia masih belum sepenuhnya berhasil, dan masih merupakan negara dengan korban manusia terbesar di dunia;
  • Data dan informasi yang tersedia sejauh ini belum memadai untuk memberikan kejelasan mengenai peran burung liar dalam penyebaran flu burung baik yang berkaitan dengan peternakan (unggas) maupun manusia;
  • Masih belum terdapat kejelasan mengenai peran burung liar terkait dengan penyebaran flu burung;
  • Di Indonesia telah dilaksanakan kegiatan yang beragam terkait dengan survailans flu burung pada burung liar yang antara lain dilakukan oleh lembaga penelitian, universitas, lembaga konservasi, dan LSM;
  • Telah teridentifikasi panduan yang bermanfaat untuk keperluan surveilans di Indonesia yang dipublikasikan oleh FAO dan IdOU, namun masih diperlukan adanya suatu panduan yang mencakup seluruh aspek surveilans flu burung yang dapat diterapkan di Indonesia;
  • Terdapat kebutuhan mendesak untuk menyusun suatu Strategi dan Rencana Aksi Nasional Surveilans flu burung untuk burung liar.

Sehubungan dengan hal tersebut, peserta Lokakarya merekomendasikan:

  • Penyusunan Strategi dan Rencana Aksi Nasional, dengan ketentuan:
  • 1. Menugaskan tim perumus lokakarya untuk menyelesaikan dokumen Strategi dan Rencana Aksi Nasional;
  • 2. Menetapkan waktu 2 (dua) bulan untuk penyelesaian dokumen tersebut;
  • 3. Menggunakan informasi dan data yang disampaikan dalam lokakarya sebagai bahan utama penyusunan dokumen Strategi dan Rencana Aksi Nasional;
  • 4. Mempercayakan Komnas FBPI untuk mewujudkan payung hukum yang diperlukan untuk melegalisir dokumen tersebut
  • Penyusunan suatu panduan yang mencakup seluruh aspek surveilans flu burung pada burung liar yang dapat diterapkan secara nasional di Indonesia;
  • Meningkatkan koordinasi antar sektor dengan fasilitasi dari pihak Komnas FBPI;
  • Menyertakan isu ekologi dan konservasi burung liar sebagai salah satu perhatian Komnas FBPI termasuk program dan alokasi serta mekanisme pendanaannya.
Advertisements

About Bicons

Berdiri pada 24 September 1999, diinisiasi oleh beberapa orang yang peduli dengan pelestarian burung dan habitatnya. BICONS didirikan atas dasar pemikiran semakin terdesaknya keberadaan satwa liar di kawasan perkotaan. Burung dijadikan sebagai titik masuk BICONS untuk berbagai upaya pelestarian lingkungan hidup.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

BICONS’ Archives

%d bloggers like this: